1. Pengertian Individu dan Pertumbuhan
1. Individu adalah Individu berasal dari kata
yunani yaitu “individium” yang artinya “tidak terbagi”. Dalam ilmu sosial paham
individu, menyangkut tabiat dengan kehidupan dan jiwa yang majemuk, memegang
peranan dalam pergaulan hidup manusia. Individu merupakan kesatuan yang
terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan bukan sebagai manusia keseluruhan dan individu berarti berdiri sendiri tidak bergantung kepada siapapun.
Maka dapat disimpulkan bahwa individu adalah manusia yang memiliki peranan khas
atau spesifik dalam kepribadiannya.
2. Pengertian Pertumbuhan adalah bertambahnya jumlah sel serta jaringan
intraseluler, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh
dalam arti sebagian atau seluruhnya. Jadi bersifat kuantitatif sehingga
dengan demikian dapat kita ukur dengan mempergunakan satuan panjang atau
satuan berat, pertumbuhan pada masyarakat adalah bertambah nya penduduk di suatu negara.
Beberapa Pendapat para Ahli tentang Pengertian Pertumbuhan :
- Definisi Pertumbuhan (Growth) berkaitan dengan perubahan besar, jumlah,
ukuran dan fungsi tingkat sel, organ maupun individu yang diukur
dengan ukuran berat (gram, pound, kilogram), ukuran panjang (cm, meter),
umur tulang dan keseimbangan metabolik (retensi kalsium dan nitrogen
tubuh). (Supriasa. 2001: 27) .
- Menurut Jellife D.B (1989) pertumbuhan adalah peningkatan secara
bertahap dari tubuh, organ dan jaringan dari masa konsepsi sampai
remaja. (Supriasa. 2001: 27).
2. Faktor - faktor yang memperngaruhi pertumbuhan :
Pertumbuhan dipengaruhi oleh 2 faktor utama yaitu: faktor internal dan faktor eksternal.
1.Faktor internal
Soetjiningsih (1998) mengungkapkan bahwa faktor genetik merupakan modal
dasar bagi proses pertumbuhan. Melalui genetik yang berada dalam sel
telur yang dibuahi, dapat ditentukan kualitas dan kuantitas pertumbuhan.
2.Faktor Eksternal (Lingkungan)
Faktor lingkungan sangat menentukan tercapainya potensi genetik yang optimal.
1) Gizi Ibu Saat Hamil
Apabila status gizi ibu buruk, baik sebelum kehamilan dan selama
kehamilan akan menyebabkan berat badan lahir rendah (BBLR). Di samping
itu, akan mengakibatkan terlambatnya pertumbuhan otak janin, anemia pada
bayi baru lahir, bayi baru lahir mudah terinfeksi, abortus dan
sebagianya.
2) Mekanis
Kelainan bawaan pada bayi dapat disebabkan oleh trauma dan cairan
ketuban yang kurang. Demikian pula posisi janin yang tidak normal dapat
menyebabkan berbagai kelainan pada bayi yang dilahirkan dan dapat
menyebabkan pertumbuhan terhambat.
3) Toksin/ Zat kimia
Berbagai jenis obat yang bersifat racun seperti thalidomide, phenitom,
methodion, obat anti kanker yang diminum saat kehamilan akan menyebabkan
kelainan bawaan.
4) Endokrin
Jenis hormon yang berperan dalam pertumbuhan janin adalah somatotropin,
hormon plasenta, hormon tiroid, insulin dan peptida-peptida lain dengan
aktivitas mirip insulin. Hormon yang dihasikan kelenjar tiroid termasuk
hormon pertumbuhan oleh karena itu apabila ada kelainan pada kelenjar
ini. Produksi hormon akan terganggu yang mengakibatkan pertumbuhan
terhambat.
5) Radiasi
Pengaruh radiasi pada bayi sebelum berumur 18 minggu dapat mengakibatkan
kematian, kerusakan otak, mikrosefali atau cacat bawaan lainnya.
6) Infeksi
Cacat bawaan juga disebabkan oleh infeksi intra uterine, dan jenis
infeksi lain yang menyebabkan penyakit pada janin adalah varisela,
malaria, HIV, virus hepatitis dan virus ifluensa.
7) Stress
Apabila ibu hamil mengalami stres, akan mempengaruhi tumbuh kembang jain yaitu berupa cacat bawaan dan kelainan jiwa.
8) Anoksia Embrio
Menurunnya oksigenasi janin melalui gangguan pada plasenta atau tali pusat, dan menyebabkan BBLR.
3.Faktor Lingkungan Pascanatal
1) Lingkungan Biologis
Lingkungan biologis yang berpengaruh adalah ras, jenis kelamin, umur,
gizi, perawatan kesehatan, kepekaan terhadap penyakit, penyakit kronis,
fungsi metabolisme yang saling terkait satu dengan yang lain.
2) Lingkungan Fisik
Lingkungan fisik yang berpengaruh adalah cuaca, keadaan geografis,
sanitasi lingkungan, keadaan rumah dan radiasi. Faktor cuaca dan keadaan
geografis berhubungan dengan kejadian gagal panen yang berakibat asupan
gizi keluarga rendah, keadaan ini yang menyebabkan gizi kurang dan
pertumbuhan anak akan terhambat.
3) Faktor Psikososial
Faktor yang berpengaruh adalah stimulasi rangsangan, motivasi, ganjaran
atau hukuman, kelompok sebaya, stress, lingkungan sekolah, cinta dan
kasih sayang.
4) Faktor Keluarga dan adat istiadat
Faktor keluarga dan adat istiadat yang mempengaruhi antara lain
pekerjaan atau pendapatan keluarga, stabilitas rumah tangga, adat
istiadat norma tabu serta urbanisasi.
Unicef dan Johnson (1992) membuat model interaksi tumbuh kembang anak
dengan melihat sebab dasar, sebab tidak langsung dan sebab langsung.
Sebab langsung adalah kecukupan makanan dan keadaan kesehatan. Penyebab
tidak langsung meliputi ketahanan makanan keluarga, asuhan ibu bagi
anak, sanitasi lingkungan dan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Salah
satu layanan kesehatan bagi balita adalah posyandu (Supariasa. 2001 :
29)
3. Pengertian Fungsi Keluarga dan Jenis dari Fungsi Keluarga
Pengertian Keluarga
adalah berkumpulnya dan bersatunya individu, kelompok atau kumpulan manusia yang hidup bersama sebagai
satu kesatuan atau unit masyarakat terkecil dan biasanya selalu ada hubungan
darah, ikatan perkawinan atau ikatan lainnya, tinggal bersama dalam satu rumah
yang dipimpin oleh seorang kepala keluarga dan makan dalam satu periuk.
Terdapat 5 fungsi keluarga dalam tatanan masyarakat, yaitu :
1. Fungsi Biologis
- Untuk
meneruskan keturunan
- Memelihara
dan membesarkan anak
- Memberikan
makanan bagi keluarga dan memenuhi kebutuhan gizi
- Merawat
dan melindungi kesehatan para anggotanya
- Memberi
kesempatan untuk berekreasi
2. Fungsi Psikologis
- Identitas
keluarga serta rasa aman dan kasih sayang
- Pendewasaan
kepribadian bagi para anggotanya
- Perlindungan
secara psikologis
- Mengadakan
hubungan keluarga dengan keluarga lain atau masyarakat
3. Fungsi Sosial Budaya atau
Sosiologi
- Meneruskan
nilai-nilai budaya
- Sosialisasi
- Pembentukan
noema-norma, tingkah laku pada tiap tahap perkembangan anak serta
kehidupan keluarga
4. Fungsi Sosial
- Mencari
sumber-sumber untuk memenuhi fungsi lainnya
- Pembagian
sumber-sumber tersebut untuk pengeluaran atau tabungan
- Pengaturan
ekonomi atau keuangan
5. Fungsi Pendidikan
- Penanaman
keterampilan, tingkah laku dan pengetahuan dalam hubungan dengan
fungsi-fungsi lain.
- Persiapan
untuk kehidupan dewasa.
- Memenuhi
peranan sehingga anggota keluarga yan
Jenis - jenis dari Fungsi Keluarag:
- Keluarga inti atau keluarga batih atau nuclear
family
Adalah struktur keluarga yang terdiri dari suami, istri dengan anak-anak
mereka yang belum menikah. Keluarga batih seperti ini merupakan
keluarga batih yang sederhana yang disebut keluarga batih berdasarkan
monogami.
Bentuk keluarga yang komplek yaitu :
- Keluarga batih poligami yaitu keluarga batih yang terdiri dari satu suami dengan istri lebih dari satu.
- Keluarga batih poliandri adalah keluarga batih yang terdiri dari
satu istri dengan suami lebih dari satu.
Di samping itu juga ada keluarga batih yang tidak lengkap yaitu suatu
keluarga batih dimana istri atau suami pada keluarga tersebut sudah
tidak ada lagi karena meninggal atau sudah bercerai, keluarga ini
disebut keluarga patrivokal.
- Keluarga besar atau luas atau extended family.
Merupakan kelompok kekerabatan yang terdiri dari keluarga batih tetapi
seluruhnya merupakan suatu kesatuan sosial yang erat dan biasanya
tinggal dalam satu tempat, rumah atau pekarangan.
Bentuk keluarga besar :
- Keluarga luas “ultra lokal”.
Yaitu keluarga luas yang terdiri dari keluarga batih senior dengan keluarga batih dari anak laki-laki atau wanita.
- Keluarga besar “viri lokal”.
Yaitu keluarga luas yang terdiri dari keluarga senior dengan keluarga batih dari anak laki-laki. Contoh keluarga batak.
- Keluarga luas “Ayirl Lokal”.
Yaitu keluarga luas yang terdiri dari keluaga batih senior dengan keluaga batih anak wanita. Contoh keluarga minang kabau.
- Blended family.
Yaitu keluaga dimana pasangannya telah memiliki anak dari perkawinannya sekarang.
- Single parent
Yaitu pria atau wanita yang hidup dengan anak-anaknya baik anaknya
sendiri melalui atau tanpa pernikahan atau mengangkat anak atau adopsi.
Keluarga besar atau luas biasanya tidak hanya tinggal besama-sama dalam
satu RT, tetapi juga merupakan RT yang berlaku seperti satu keluarga
batih besar.
- Keluarga luas atau besar tambahan (Multiple Nuclear Family)
Adalah satu kelompok kekerabatan yang terdiri dari satu kelompok ini,
dengan anggota kelompok tambahan seperti keponakan, tante, paman, family
lainnya yang tidak ada hubungan darah langsung yang hidup bersama dalam
satu rumah atau dapur.
4. Pengertian Keluarga dan Masyarakat
Pengertian Keluarga dan Masyarakat adalah keluarga adalah berkumpulnya individu, kelompok atau sekumpulan manusia atau individu yang tinggal di rumah pada suatu negara, Dalam bahasa Inggris masyarakat adalah society yang pengertiannya mencakup interaksi sosial, perubahan sosial, dan rasa kebersamaan, masyarakat juga bisa disebut sekumpulan individu, kelompok, kumpulan dan keluarga dalam suatau negara yang saling berinteraksi sosial yang mempunyai ikatan sedarah maupun tidak sedarah.
5. Sebutkan 2 golongan masyarakat dan bedakan golongan tersebut
1. Masyarakat sederhana. Dalam lingkungan masyarakat sederhana (primitive) pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin. Pembagian kerja berdasarkan jenis kelamin, nampaknya berpangkal tolak dari latar belakang adanya kelemahan dan kemampuan fisik antara seorang wanita dan pria dalam menghadapi tantangan-tantangan alam yagn buas saat itu.
2. Masyarakat Maju. Masyarakat maju memiliki aneka ragam kelompok sosial, atau lebih dikenal dengan sebuatan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai. Dalam lingkungan masyarakat maju, dapat dibedakan.
Perbedaan golongan masyarakat sederhana dan masyarakat maju adalah masyarakat sederhana cenderung dibedakan menurut jenis kelamin tetapi masyarakat maju memiliki ragam kelompok sosial ,organisasi kemasyarakatan yang tubuh berdasarkan tujuan yang akan dicapai .
6. Jelaskan makna individu, keluarga dan masyarakat serta hubungannya
Makna Individu : Manusia sebagai makhluk individu mengalami kegembiraan atau kecewa akan terpaut dengan jiwa raganya. Tidak hanya dengan mata, telinga, tangan, kemauan, dan perasaan saja. Dalam kegembiraannya manusia dapat mengagumi dan merasakan suatu keindahan, karena ia mempunyai rasa keindahan, rasa estetis dalam individunya.
Makna Masyarakat : makna masyarakat termasuk juga dengan pengertian dari masyarakat tersebut yaitu merupakan istilah yang digunakan untuk menerangkan komuniti manusia yang tinggal bersama-sama. Boleh juga dikatakan masyarakat itu merupakan jaringan perhubungan antara pelbagai individu. Dari segi pelaksanaan, ia bermaksud sesuatu yang dibuat - atau tidak dibuat - oleh kumpulan orang itu. Masyarakat merupakan subjek utama dalam pengkajian sains sosial.
Makna Keluarga : Makna keluarga termasuk juga dengan pengertian keluarga yg saya ketahui seperti betikut
yang terdiri dari Ayah, ibu dan anak serta bebarapa orang lain yang masih terikat dalam hubungan darah dan
saling ketergantungan atau membutuhkan satu sama lain.
Hubungan makna individu, keluarga dan masyakaart adalah Aspek individu, keluarga, masyarakat dan kebudayaan adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Keempatnya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Tidak akan pernah ada keluarga, masyarakat maupun kebudayaan apabila tidak ada individu. Sementara di pihak lain untuk mengembangkan eksistensinya sebagai manusia, maka individu membutuhkan keluarga dan masyarakat, yaitu media di mana individu dapat mengekspresikan aspek sosialnya. Di samping itu, individu juga membutuhkan kebudayaan yakni wahana bagi individu untuk mengembangkan dan mencapai potensinya sebagai manusia.
7. Jelaskan pengertian urbanisasi, serta proes terjadiya urbanisasi
Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota.
Proses Terjadinya Urbanisasi di karenakan faktor urbanisasi, antara lain factor – factor urbanisai di bagi menjadi 3 yakni :
A. Faktor Penarik Terjadinya Urbanisasi
1. Kehidupan kota yang lebih modern
2. Sarana dan prasarana kota lebih lengkap
3. Banyak lapangan pekerjaan di kota
4. Pendidikan sekolah dan perguruan tinggi lebih baik dan berkualitas
B. Faktor Pendorong Terjadinya Urbanisasi
1. Lahan pertanian semakin sempit
2. Merasa tidak cocok dengan budaya tempat asalnya
3. Menganggur karena tidak banyak lapangan pekerjaan di desa
4. Terbatasnya sarana dan prasarana di desa
5. Diusir dari desa asal
6. Memiliki impian kuat menjadi orang kaya
C. Keuntungan Urbanisasi
1. Memoderenisasikan warga desa
2. Menambah pengetahuan warga desa
3. Menjalin kerja sama yang baik antarwarga suatu daerah
4. Mengimbangi masyarakat kota dengan masyarakat desa
8. Sertakan contoh masalah sosial yang berhubungan dengan perkembangan individu dan keluarga
Arti dari individu adalah berdiri sendiri atau tidak tergantung dengan orang lain tidak terlepas dari arti individu itu maka terbentuklah keluaraga, arti dari keluarga adalah sekumpulan, sekelompok individu yang berkumpul disuatu negara yang menempati rumah. Jika individu berkembang semakin tinggi maka otomatis keluarga di suatu negara itu akan semakin padat,
contoh permasalahan yang akan timbul adalah tidak meratanya kesejahteraan keluaraga pada suatu masyarakat dan juga masalah ekonimi yang tidak merata akibat dari perkembangan individu yang tinggi disuatu negara,dan banyak hal lain lagi yang dapat timbul. Makanya dibutuhkan kebudayaan, pengelolaan sumber daya manusia yang berkualiatas sehingga tidak terjadi masalah sosial karena perkembangan individu dan keluarga.
Sumber / refrensi :